Sabtu, 15 Agustus 2009

Minggu Bersih


Pendidikan Konservasi dapat dilakukan dengan berbagai cara, tak hanya presentasi dengan multimedia yang menunjukkan gambar kerusakan dan bencana. Tidak harus putar film tentang keindahan alam kalau kita melestarikan, tidak harus menggunakan judul pendidikan lingkungan hidup atau apapun yang berbau lingkungan atau pelestarian. Namun pendidikan konservasi dapat dilakukan dengan melihat apa yang sedang disukai atau tidak disukai oleh kelompok masyarakat tertentu. Sebagai contoh, sampah yang berada di dalam got (saluran air) di pemukiman, bagi kebanyakan orang tidak menyukai adanya bau yang ditimbulkan akibat tumpukan sampah yang juga menyebabkan tersumbatnya saluran air, namun bagi sebagian orang justru suka membuang sampah di sembarang tempat termasuk saluran air tanpa peduli terhadap orang lain yang berada di sekelilingnya atau bahkan jauh dari rumahnya yang menerima dampak dari tindakan tersebut. Dari contoh seperti ini sang fasilitator dapat memberikan Pendidikan Konservasi mengenai apa sebab akibat dari membuang sampah di sembarang tempat dan apa yang semestinya dilakukan kita dan masyarakat. Contoh tersebut dapat dilihat seperti apa yang dilakukan Tim Awaraness dalam memfasilitasi pembentukan Gerakan Pemuda Peduli Lingkungan (GPPL). GPPL merupakan wadah atau komunitas dari berbagai organisasi generasi muda (antara lain Saka Wanabakti Balai Besar TNBBS, BEM DCC, CATROX, IMM UML, Mastipal STIMIK, KPA SMK Way Gelang, dan KPA SMU N 1 Kotaagung) yang mempunyai visi dan misi peduli terhadap kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup. GPPL membuat konsep kegiatan Social Community yang terkait dengan bidang pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup di Kabupaten Tanggamus. Pada tanggal 9 Agustus 2009, GGPL melaksanakan kegiatan Aksi Bersih pada saluran air sepanjang Jl. Merdeka Kotaagung, Kabupaten Tanggamus. Kegiatan ini didampingi oleh Tim Awaraness dan dihadiri oleh Bapak Camat Kotaagung, Bapak Lurah Kuripan serta Bapak Lurah Pasar Madang. Kegiatan aski bersih seperti inilah yang diharapkan pihak pemerintah untuk dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat, oleh karenanya sasaran dari kegiatan ini adalah menunjukkan kepada masyarakat akan arti pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan kebersihan serta kelancaran saluran air. Kegiatan GPPL ini juga diharapkan dapat terus didukung, dibantu dalam berkoordinasi dan difasilitasi demi kelancaran dalam pelaksanaan kegiatannya oleh instansi terkait. (Vivin Adi A./BBTNBBS)

Tidak ada komentar: